Banyak orang percaya bahwa mengubah garis hidup memerlukan waktu puluhan tahun, namun saya mengalami hal yang sebaliknya. Bagi saya, perputaran nasib bisa terjadi hanya dalam hitungan malam. Perkenalkan, saya Fajar. Beberapa tahun lalu, jika Anda berkunjung ke salah satu area perkebunan kelapa sawit di pedalaman Kalimantan, Anda mungkin akan melihat saya sedang mandi keringat, memanggul egrek, dan mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) di bawah terik matahari yang membakar kulit.
Pekerjaan sebagai buruh pemanen sawit bukanlah hal yang mudah. Selain tenaga yang terkuras habis dan ancaman cedera fisik, upah yang didapatkan pun sering kali sangat minim. Gaji yang minim membuat saya harus memutar otak agar bisa makan dan mengirimkan uang belanja ke orang tua. Cita-cita menjadi pemilik lahan perkebunan terasa sangat mustahil bagi seorang kuli seperti saya. Namun, hidup selalu punya cara unik untuk mengejutkan kita. Lewat sebuah platform bernama more info